Categories
Uncategorized

Kisah Segelas Beras

Suatu ketika mobil pengangkut beras tiba di sebuah toko, orang-orangpun datang berebut untuk membelinya terjadilah antrian panjang di toko pedagang beras.
Tibalah giliran seorang wanita tua miskin, dengan tangan gemetar ia menyodorkan gelas plastik yang dibawanya kepada si penjual beras.

Wanita tua itu berkata : “aku tidak mampu membeli berasmu, sudikah engkau bersedekah untukku dengan segelas beras saja.?”
Dengan suara keras, penjual beras berkata “Tidak, aku tidak bisa memberimu segelas beras!!.”

Tetapi kemudian penjual beras itu menyuruh pembantunya untuk membawa sekarung beras dan mengantarkannya ke rumah wanita tua itu
Wanita tua tersebut menerima-nya dengan mata berkaca-kaca karena tidak percaya apa yang telah terjadi, air mata bahagia mengalir deras di pipi keriput-nya.
Seorang pembeli yang tadinya antri di belakang wanita tua bertanya pada si penjual beras “Pak..bukankah yang diminta wanita tua itu hanya segelas beras, mengapa bapak memberinya sekarung beras..?”
Dengan lembut, penjual beras berkata:
“Itu krn ia meminta sesuai dgn kebutuhanya sedangkan aku memberi sesuai kemampuanku Aku melakukan itu krn begitu pula yg Allah lakukan kpd ku selama ini
Setiap kali meminta kpd Nya apa yg kuinginkan, Ia selalu memberiku berdasarkan kuasaNya”

“Dan pemberian-Nya bukan hanya sekedar cukup, melainkan selalu lebih dari cukup
Allah memberi apa yang aku butuhkan, lebih dari sekedar apa yang aku inginkan”

Semoga bermanfaat 🙏🏿

Categories
Uncategorized

Taksaka Luxury: sebuah review

Okay, Gaes…kali ini kita akan review Kereta Api Taksaka Luxury perjalanan Gambir menuju Tugu Yogyakarta. Kereta cukup mewah untuk ukuran pelancong bersandal jepit macam kami berdua (Ayah Ganteng dengan Anak yang cakep). Fasilitasnya lumayan lengkap, disediakan sarapan, air mineral, puding dan snack. TV juga cukup jernih dengan fitur lengkap, ada Film, info tempat wisata, GPS tracking rute kereta, permainan, info KAI, Internet dan Musik. Sangat disayangkan Internet tidak bisa digunakan dan tayangan film hanya ada trailer movie saja. Namun tak apa, yang penting ada track list dari Nella Kharisma, Via Vallen dan mas Didi Kempot. Track Lagu lumayan lengkap dan mengakomodir banyak selera mulai dangdut, campursari, pop, mandarin, Rock dan lagu lagu kenangan. Kursi sangat nyaman dengan pijakan kaki yang bisa diatur hingga tegak ke tempat duduk seperti bed, dilengkapi lampu baca dan selimut. Sangat nyaman untuk tiduran sambil mendengarkan musik dari headset yang berkabel cukup panjang. Sayang sekali masih pakai kabel, agak ribet jika kita akan pergi ke toilet atau sekedar ke mushola kereta. Andai TV ada teknologi bluetooth, pasti akan lebih sempurna. Waktu tempuhnya sama dengan kereta Taksaka karena gerbong Luxury ini menempel di kereta Taksaka, jarak Gambir – Tugu ditempuh tepat 7 jam 55 menit. Cocok bagi yang tidak terburu buru atau bagi anda yang tetap ingin bekerja selama perjalanan, anda bisa buka laptop tanpa khawatir baterai habis, karena disediakan 2 stop kontak didekat kursi.Tertarik mencoba? bisa cek video singkat reviewnya disini: https://youtu.be/HQtxg9LWauc

Categories
Uncategorized

Tuhan bercanda dalam gelas kopi kosong.


Foto ini saya ambil saat bagi bagi kopi di Masjidil Haram, sambil menunggu waktu sholat tiba. Ada satu kejadian yang menurut saya unik dan menampar bagi saya. Saya suka ngopi, di rumah seringkali dapat kiriman kopi dari teman teman, dulu saya juga belajar tentang kopi di Kampung Kopi Sirap, Jambu, Semarang. Saya juga punya merk kopi sendiri, namanya budiwee coffee. Jika sedang bepergian (Travelling) saya pasti membawa kopi saya sendiri karena praktis (dikemas dalam Dripbag) juga rasanya pas buat lidah saya. Selain itu, mohon maaf BIASANYA kopi yang disediakan hotel itu tidak enak, kopinya terlalu encer dan rasanya gak karu karuan. Itu menurut saya loh ya…
Nah saat ke Tanah Suci pun saya juga bawa kopi saya sendiri. Sebelum berangkat ke Masjidil Haram saya sempatkan buat menyeduh kopi. Istri saya mengingatkan: bukannya suka ada kopi gratis ya di masjid ? Ayah gak mau nyobain? Dengan penuh percaya diri (tepatnya Songong sih…) Saya jawab: Halah..kopiku lebih enak. Wis to kalo pengin Kopi Arab besok ke Shirin (Nama Restoran Arab)
Istri : ya beda dong… Kan ini mumpung disini.
Saya sih tetap cuek sambil nyeruput kopi budiwee yang rasanya memang sungguh sungguh mantab itu.
Di Masjidil Haram lha koq saya dapat tempat duduk (shaf) diantara Halaqah Ahlul Qahwa (lingkaran ahli kopi) dan…proses bagi kopi pun dimulai, gelas dibagi ke semua yang duduk. Termasuk saya. Kemudian satu orang berkeliling menuang Kopi ke gelas gelas jamaah. Tiba giliran saya kopi habis! 😐😐 Kemudian ada yang menuangkan Zam zam ke gelas saya. Sambil bilang dalam bahasa Arab, kira kira: kamu minum Zam zam saja dulu sambil menunggu Teko Kopi berikutnya.
Teko Kopi tambahan datang, tapi gelas saya dilewati begitu saja…. Tinggallah saya nyeruput Zam-zam sambil menghibur diri: Zamzam lebih segar koq….
Yang unik adalah, kejadian ini bukan pertama dan terakhir tapi berulang hingga 3 kali. Setiap kali sampai di gelas saya, teko kopi habis. Dan setiap kali teko kopi tambahan datang, gelas saya dilewatin padahal gelas saya dalam keadaan kosong. Ah Tuhan bercandaNYA gini banget deh… batinku. Saya menyimpan rapat candaan Tuhan ini dan tidak cerita ke istri, saya baru cerita ketika sudah kembali Indonesia. Reaksi istri saya ? Dia tertawa bahagia sambil bilang: Pantas di bandara ayah bagi bagi kopi ke orang orang… Buat Penebusan dosa ?

Categories
Uncategorized

Tips Menembus Dunia Kerja

Dalam satu kesempatan sharing, saya ditanya apa yang harus dipersiapkan dalam menembus dunia kerja ? Pertanyaan yang singkat namun diperlukan penjelasan runtut dan menyeluruh. Saya menyampaikan bahwa ada 3 hal yg mutlak dimiliki pekerja:
-Skill
-Knowledge
-Attitude
Nah kalo mau jadi pekerja, siapkan 3 hal itu.
Bagaimana caranya?
Begini:

  1. Skill
    Jika skill mu kurang, banyaklah melatih diri, ikut training yg menunjang.
  2. Knowledge
    Perbanyak belajar, sekolah lagi, banyak2 baca.
  3. Attitude
    Nah..ini yg paling sulit dan paling tidak bisa dipelajari dalam waktu singkat sekaligus JADI PENENTU.
    Hal yg wajib ada bagi pekerja adalah attitude, karena jika gak punya skill perusahaan bisa undang trainer, knowledge kurang? Perusahaan bisa kirim karyawan buat sekolah lagi.
    Kalau ATTITUDE minus?
    Bisa sih diperbaiki, tapi butuh waktu dan proses lama.
    Pertanyaan nya:
    Di era yg menuntut proses cepat, biaya hemat dan hasil maksimal seperti ini, apakah ada perusahaan yg mau investasi waktu dan biaya untuk mengubah attitude minus (calon) karyawan nya? Sedang di luar sana masih byk calon karyawan dgn attitude bagus yg antri?
    Jadi..skill boleh standar, knowledge bole biasa2 saja, tapi attitude MUTLAK jempolan.
Categories
Kisah Inspiratif

Awas! Bahaya ngucek mata

IMG_20200229_113213Ini adalah pengalaman anak saya di akhir Februari kemarin. Berawal dari sakit conjungtivis atau belekan (Jawa) berujung harus opname di RS, karena terdapat luka pada kornea mata.

Konjungtivitis adalah mata merah akibat peradangan pada selaput yang melapisi permukaan bola mata dan kelopak mata bagian dalam (konjungtiva mata). Konjungtivitis sering kali disebabkan oleh infeksi virus (konjungtivitis virus). Selain konjungtivitis virus, terdapat juga konjungtivitis bakteri yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan konjungtivitis alergi yang disebabkan oleh reaksi alergi.

Pengobatan konjungtivitis berbeda-beda tergantung penyebabnya. Konjungtivitis bakteri diatasi dengan obat tetes mata atau salep mata antibiotik, sedangkan konjungtivitis alergi diatasi dengan obat antialergi.

Sementara untuk konjungtivitis virus, tidak diperlukan pengobatan khusus karena akan sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, dokter dapat memberikan obat tetes mata untuk meredakan gejala yang dialami penderita.

Nah…kasus yang dialami anak saya, conjungtivis yang disebabkan virus, untuk penanganan tetap saya bawa ke dokter spesialis mata. Dokter memberikan obat tetes. Alhamdulillah…sakit mulai membaik, mata tak lagi merah. Dokter juga berpesan untuk tidak mengucek mata. Larangan keras. Larangan sekaligus tantangan, karena anakku sekolahnya gak banyak pelajaran, banyak kegiatan ekstrakurikuler seperti: futsal, berenang, robotic, karate dsb.

Dokter sebenarnya menyarankan buat istirahat di rumah, tapi anakku tetap ingin sekolah apalagi merah di matanya udah berkurang. Dan….ketika di sekolah itulah kelakuan anak tak bisa dipantau. Pulang sekolah masih biasa saja, saya tes mata juga udah gak merah. Namun, sore hari saat mau tidur mata agak memerah dan keluar air mata terus menerus. Ketika ditanya: di sekolah tadi dikucek, gak ?

Tidak mau mengaku.  😃😃

Keesokan pagi, saat bangun pagi air mata masih nerocos keluar, bahkan mata menjadi sedikit bengkak. Walhasil..gak tega lihatnya. Akhirnya dibawalah kembali ke RS konsultasi dengan dokter mata.

Di depan dokter mata, barulah anak membuat pengakuan dosa. Di sekolah matanya diucek, alasannya gatal dan terasa enak saat diucek.

Karena diucek inilah, infeksi mata menjadi komplikasi karena luka menjalar ke kornea mata. Jadi pada kornea mata terdapat parut parut luka (bekas ucekan).  Saya diberi kesempatan melihat kondisi kornea mata melalui alat dari dokter, dan terlihat jelas kornea mata mengalami luka.

Dokter tidak mau ambil resiko, menyarankan untuk opname agar mendapatkan penanganan lebih intensif. Pengobatan menggunakan plasma darah dari sel darah anak saya sendiri, jadi prosesnya darah diambil kemudian diubah menjadi plasma darah (cairan bening) nah..itu digunakan sebagai tetes mata. Diteteskan setiap 1 jam sekali, sehari 6 kali penetesan.  Plasma darah ditempatkan dalam refrigerator (Kulkas) dan dijaga suhu dan sterilitasnya.

Oiya, awalnya mata kiri anak yang korneanya terluka dan setelah 2 hari bermalam sudah baikan. Saat kontrol dokter, saya sampaikan koq mata kanan gantian yang sedikit merah dan berair ? Setelah dicek ternyata virusnya pindah dan “menggerogoti” kornea sebelah kanan. Jadilah…opname diperpanjang untuk penanganan lebih lanjut. Pengobatan masih menggunakan plasma darah.

Alhamdulillah..tidak butuh waktu lama, kedua mata akhirnya membaik. Dan diperbolehkan pulang.

IMG_20200302_162521

Selama pulang, pengobatan masih dilakukan. Bedanya penetesan tidak lagi 1 jam sekali, namun 3 jam sekali. Selain tetes plasma darah, juga diberikan obat tetes yang lain ada 2 macam.

Nah…anak saya ini kelewat cinta sekolah, dokter menyarankan buat istirahat di rumah tidak mau. Tetap memaksa untuk sekolah dengan mata dibungkus perban. Dan…inilah yang dilakukan untuk menyamarkan perban di mata:

IMG_20200302_192543Yes! Anakku beli kacamata bajak laut dan kumis palsu…trus dipakai buat ke sekolah.

Gak papa lah. Yang penting sehat dan bahagia. Betul ?

Categories
Kisah Inspiratif

Tukang Kulkas Yang Mahal

IMG_20190526_034438

Sering kita mendengar orang berkata : “Apa sebenarnya kehebatan Manager itu, yang dilakukan setiap hari hanya meeting ke meeting, rasanya nggak ada yang hebat, gitu gajinya besar”, mereka yang sirik menambahkan “itu hanya karena kedekatannya dengan bos. Dari pada terjebak membicarakan orang lain, mari kita belajar dari cerita ini.

Pagi hari ketika seorang ibu akan menyiapkan sarapan suami dan anaknya, terperanjat bercampur jengkel karena makanan basah di Kulkasnya basi, rupanya sejak tadi malam kulkas itu rusak dan mati.
Pagi itu juga dia lihat buku telepon, dia hubungi Tukang servis Kulkas, setengah jam kemudian datanglah tukang itu. Pertama dia mengamati dan memeriksa semua bagian kulkas itu, Dia lihat dimana sebenarnya masalahnya, setelah yakin berkatalah tukang itu “Ibu.. apakah ada handuk yang tak terpakai..?
Sambil mengambil handuk ibu ini keheranan, kalau tukang servis kan alatnya obeng, tang dan sebagainya, mengapa orang ini minta handuk…. Aneh” pikirnya. Segera Tukang ini membungkus tangannya dengan handuk, dan dipukulkan ke titik yang tadi telah dianalisa, dan kulkas itu kembali normal.
Setelah ditunggu lama dan kulkas itu tetap berjalan normal, maka ibu itu bertanya “berapa ongkosnya ?..”. “Semua tiga ratus ribu bu” jawab tukang itu. Si Ibu yang merasa kemahalan berkata “Pak, boleh tahu rinciannya untuk biaya apa saja ongkos sebanak itu”.
Begini bu…., Sepuluh ribu untuk biaya memukulnya dan Dua ratus sembilan puluh ribu untuk biaya menganalisa dan menentukan titik mana yang harus di pukul
Seseorang layak dibayar mahal bila dia mampu menganalisa dan menetapkan urutan prioritas mana yang harus diperbaiki, dan baru bertindak, seringkali tindakannya ini kelihatannya hampir sama dengan orang rata-rata lain, namun karena lebih tepat sasaran maka mampu meningkatkan kinerja timnya.

Categories
Kisah Inspiratif

Kisah Lelaki dan Ikan Yang Ditangkap

P_20180306_083908_vHDR_On

alkisah. Ada sepasang suami istri sedang liburan berdua, kemudian ngobrol.

Istri : “Pah, sebelum kita menikah, Papa sering sekali kasih hadiah, kok sekarang tdk pernah lagi kasih2 Mama hadiah ?”
Suami : “Apa mama pernah liat, nelayan kasih umpan buat ikan yg sdh ketangkap ?
Istri : ???? ( emosi hanya diam tp dlm hati berkata, tunggu kau nanti malam ).

Malampun Tiba.

Sekitar jam 11 malam
Suami : “Ma, bukain pintu kamar dong ma, papa mau tidur”
Istri : Memang nya Papa pernah lihat Nelayan tidur sama ikan ?
Suami : 😔😔😔
Akhirnya suami tidur di sofa sambil memegang pancing dan berselimut jala.

sahabat, hubungan yang sehat dibangun atas dasar kesetaraan. tak ada korban, tak ada pelaku. tak ada nelayan, tak ada ikan yang ditangkap. Yang ada adalah dua hati yang saling menghargai.

A relation is not how long we been together…. Not how much we give or take… Not how many times we talk… Its all about how we value each other.

Categories
Kisah Inspiratif

Perjanjian Pranikah, Perlukah ?

loroblonyo

Media Sosial beberapa hari ini viral dengan cerita #layanganputus, kisah tentang seorang istri dengan 4 anak yang ‘ditelantarkan’ oleh suaminya yang ternyata nikah lagi secara diam-diam, Istri pertama tesebut akhirnya memilih cerai dan berjuang sendirian menghidupi ke empat anaknya. Banyak netizen yang berkomentar dan bersimpati dengan kisah tersebut, tak sedikit pula yang bertanya: bagaimana nafkah ke anak setelah cerai? Jika saat masih berkomitmen (menikah) saja tega menelantarkan apalagi saat tidak ada komitmen (cerai) ?

Saya tidak akan membahas isu viral tersebut, tapi saya akan bercerita tentang Perjanjian Pranikah.

Apa sih Perjanjian Pranikah itu ?

Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan mengatur tentang perjanjian pranikah. Dalam Pasal 29 ayat 1 UU tersebut, disebutkan bahwa sebelum melakukan perkawinan, kedua pihak dapat membuat perjanjian tertulis yang disahkan pegawai pencatat perkawinan. Dalam ayat selanjutnya, dinyatakan bahwa perjanjian itu bisa disahkan selama tidak melanggar batas hukum, agama dan kemanusiaan. Perjanjian berlaku sejak perkawinan dilangsungkan dan tidak bisa diubah kecuali ada persetujuan kedua pihak dan perubahan itu tak merugikan pihak ketiga. Perjanjian pranikah tidak cuma berisi soal pemisahan dan percampuran harta, tetapi banyak hal lainnya, tergantung kesepakatan kedua pasangan. Ada yang memasukkan kesepakatan tentang hak asuh anak jika salah satu dari pasangan itu berselingkuh. Ada pula yang mencantumkan hal-hal remeh seperti siapa yang mengerjakan pekerjaan domestik rumah tangga. Bagi mereka yang ingin menikah dengan warga negara asing, perjanjian pranikah juga penting demi melindungi aset di negara masing-masing.

Sudah cukup jelas ya…

Nah…apa pentingnya sih membuat Perjanjian Pranikah ?

Jadi gini, yang sering luput dari perencanaan adalah kita seringkali lupa merencanakan untuk menyiapkan diri menerima kegagalan. Langkah bijak adalah berharap dan berupaya yang Terbaik, namun tetap BERSIAP atas kemungkinan yang terburuk

IMO perjanjian #PraNikah bukanlah soal trust tapi soal komitmen. Dalam pandangan saya perjanjian #PraNikah menjadi komitmen untuk menyelamatkan pernikahan sebelum dimulai.

Memang tdk ada pernikahan yg sempurna, dgn perjanjian #PraNikah berarti menyelesaikan isu2 sblm menikah. Dgn tuntasnya byk isu sblm menikah, membuat org lebih realistis dlm menghadapi pernikahan. Contoh isu sederhana, sblm menikah apakah anda tahu hutang2 pasangan anda? :)) jgn sampai menikah mjd ajang terbongkarnya kebohongan seseorang!!

Belum menikah koq udah mikirin ‘pembagian’ harta lewat perjanjian #PraNikah ? Nah..fyi perjanjian bukan hanya mengatur soal harta:)

Perjanjian #PraNikah bukan melulu soal harta. Apa saja bisa dimasukkan dlm perjanjian selama tdk bertentangan dgn hukum & norma. Misalnya: pembagian tugas RT, pengasuhan anak dsb dpt dimasukkan perjanjian #PraNikah asal ada kesepakatan berdua. Jd bukan soal harta aja.

Sering para calon pasangan hy membicarakan soal kecocokan & yakin pernikahan akan melahirkan saling pengertian 🙂 . Terus menghibur diri dengan kata2 : seiring berjalannya waktu, dia akan berubah. Ora Gampang mengubah kebiasaan dan karakter, Cuk…

Kita sering berharap dgn hidup bersama masing2 pihak akan bisa berubah dan saling menyesuaikan 🙂 setelah menikah, kita akan hidup bersama. Kita punya kebiasaan sendiri, pasangan kitapun sama. Dan bisa jadi ada hal yg tdk cocok, itu baru urusan berdua. Bagaimana jika ada anak? Mertua? Banyak hal yg mungkin bisa terjadi, bukan? Saya ndak nakut2in loh ini…

Banyak hal bisa terjadi dalam Rumah Tangga, karena itu temukan & bicarakan dengan pasangan kemudian tuangkan dalam perjanjian

Untuk bisa menuangkan ke dlm perjanjian #PraNikah memang dibutuhkan kedewasaan, kejujuran & kesanggupan memikirkan kemungkinan terburuk. kalau gak sanggup ndak usah memaksakan diri untuk pura2 dewasa, jujur dan sok tegar, Cuk…

Semua kembali pada kita, apakah melihat perjanjian #PraNikah ini sebagai bentuk ketidakpercayaan (hilangnya Trust) atau…. melihat perjanjian #PraNikah sbg bentuk (Komitmen) perlindungan untuk org2 yg kita cintai di masa yang akan datang.

Categories
Kisah Inspiratif

TIGA PILIHAN

20131107_130838

Pada Jaman dahulu, di sebuah kota kecil, seorang pemilik usaha kecil berutang sejumlah besar uang kepada rentenir. Rentenir tersebut orang yang sudah sangat tua, tampak tidak menarik dan kebetulan suka dengan putri pemilik usaha yang berhutang tersebut.

Rentenir  memutuskan untuk menawarkan kepada pengusaha itu sebuah kesepakatan yang akan sepenuhnya menghapus hutang yang dia miliki,  jika dia bisa menikahi putri pengusaha.

Tawaran tersebut  disambut dengan pandangan jijik, namun sang pengusaha tak punya pilihan lain.

Rentenir mengatakan bahwa ia akan menempatkan dua kerikil ke dalam tas, satu putih dan satu hitam.

Anak perempuan itu kemudian harus meraih ke dalam tas dan mengambil kerikil. Jika hitam, hutang itu akan dihapus, tetapi anak perempuan itu harus mau menikah dengan rentenir. Jika putih, hutang juga akan dihapus, tetapi anak perempuan itu tidak harus menikahi rentenir.

Kemudian rentenir  itu membungkuk dan mengambil dua kerikil.

Sementara dia mengambil kerikil, anak perempuan itu memperhatikan bahwa dia mengambil dua kerikil hitam dan memasukkan keduanya ke dalam tas.

Rentenir itu kemudian meminta anak perempuan sang pengusaha untuk meraih ke dalam tas dan mengambil satu kerikil.

Anak perempuan itu secara alami memiliki tiga pilihan  apa yang bisa ia lakukan:

  1. Menolak untuk mengambil kerikil dari tas.
  2. Mengeluarkan kedua kerikil dari tas dan memperlihatkan bahwa si rentenir telah curang.
  3. Tetap Ambil kerikil dari tas meski mengetahui bahwa itu hitam dan mengorbankan dirinya untuk kebebasan hutang ayahnya.

Apa yang kira-kira dilakukan oleh anak perempuan itu ?

Dia mengeluarkan kerikil dari tas, dan sebelum melihatnya ‘tidak sengaja’ ia  menjatuhkannya ke tengah-tengah kerikil lainnya. Kemudian dia berkata kepada rentenir; “Oh, maaf aku begitu gugup dan  canggung. Kerikilnya terlepas jatuh dan bercampur dengan kerikil yang lain. Tapi jangan khawatir,  jika Anda melihat ke dalam tas untuk kerikil yang tersisa, Anda akan dapat mengetahui kerikil mana yang telah saya ambil tadi”

Kerikil yang tersisa di dalam tas jelas berwarna hitam, dan melihat hal tersebut, mau tidak mau si  rentenir harus ikut “menyetujui permainan” si anak perempuan bahwa seolah-olah kerikil yang dijatuhkan tersebut berwarna putih, dan menghapus hutang sang pengusaha.

Selalu ada kemungkinan dan jalan keluar untuk mengatasi situasi sulit dan satu-satunya pilihan yang harus kita ambil adalah Jangan Pernah Menyerah atas pilihan pilihan yang ada. Berpikirlah kreatif dan kadang harus Out of The Box.

Categories
Kisah Inspiratif

Bagaimana menjadi pendengar yang baik.

Tuhan menciptakan dua telinga dan 1 mulut, konon adalah isyarat agar kita lebih banyak mendengar daripada berbicara.

P_20170517_141826_vHDR_Auto

Masalah terbesar dalam komunikasi kita adalah, seringkali kita mendengar hanya untuk memberikan balasan jawaban, BUKAN untuk MENGERTI. Sehingga kesediaan untuk mendengar adalah barang mewah yang belum tentu bisa ditebus dengan ilmu dan jabatan yang tinggi sekalipun. Padahal seringkali, separuh masalah akan selesai dengan didengarkan, konon dengan menjadi pendengar yang baik akan mampu meringankan beban orang yang sedang bermasalah. 

Menjadi pendengar yang baik bisa dilatih dan dipelajari, berikut adalah beberapa tips untuk menjadi Pendengar yang baik.

Apakah Anda perlu meningkatkan ketrampilan Anda dalam mendengarkan?

Menurut para ahli, “pendengar yang baik” memperlihatkan pola-pola tingkah laku yang berbeda dan hal ini bisa dengan mudah dilatih dan dikuasai.

Beberapa tips untuk menjadi pendengar yang lebih baik:

  1. Fokus! Hindari gangguan-gangguan dari luar dan perhatikan dengan seksama apa yang sedang disampaikan orang yang sedang berbicara. 
  2. Terjemahkan kata-kata dan emosinya. Kata-kata yang digunakan hanya sebagian dari apa yang sedang mereka sampaikan. Anda dapat menangkap pesan secara keseluruhan dengan cara memperhatikan juga emosi di balik kata-katanya. 
  3. Hindari memotong pembicaraan. Interupsi akan mempengaruhi komunikasi yang efektif. 
  4. Hindari menyaring pembicaraan. Terimalah dengan pikiran terbuka. Usahakan tidak menghakimi apa yang orang lain sampaikan hanya karena nilai-nilai yang Anda pegang.
  5. Ambil kesimpulan dari pesan yang disampaikan. Yakinlah bahwa Anda telah mendengarkan sesuatu dengan benar. Berikan kesimpulan atas apa yang orang lain sampaikan, tanyakan padanya apakah itu yang pesan yang ingin disampaikannya atau bukan.

 

Selamat berlatih untuk menjadi Pendengar yang Baik, ya..!