FOKUS

Dalam perjalanan menuju lokasi training untuk sebuah Perusahaan Tekstil di Pekalongan, pagi pagi saya sudah dijemput HRM perusahaan tersebut.
“Nanti kita cari sarapan di jalan ya, Pak. Saya tahu warung makan enak yang jadi langganan” kata HRM itu.
Saya mengangguk setuju, sambil memasukkan sebotol Air ke dalam tas.
Sepanjang perjalanan pikiran kami dan driver fokus ke Warung Makan yang menjadi langganan..dan ketika melewatinya, ternyata warung makan tersebut masih tutup!
“Maaf, pak kita kepagian. Warungnya masih tutup.”
Baiklah…hari pertama training cukup sarapan air putih.
Keesokan harinya, saya hanya dijemput driver. Dan seperti biasa, kami akan mencari sarapan di jalan.
Saya bilang ke driver: “Mas sampeyan cario warung makan sembarang, yang penting bersih dan halal”
Dan….apa yang terjadi ? Voila! Kami menemukan warung makan enak dan bersih, tak jauh dari warung yang biasanya jadi langganan.
Driver: “Kenapa kita kemarin nggak lihat warung ini ya, Pak? padahal gak jauh juga dari Warung yang biasanya? kemarin kita jalannya juga pelan-pelan sambil lihat-lihat?”
Kawans, seringkali fokus kita mengalihkan kemungkinan-kemungkinan dan kesempatan yang mungkin menghampiri kita. Seperti halnya pintu, jka kita hanya fokus pada pintu yang tertutup, kita tak akan menyadari ada banyak pintu lain yang terbuka.
Jika anda hanya fokus pada keburukan, sangat mungkin pintu kebaikkan tidak akan terbuka untuk anda.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s