Petani Yang Juara

IMG01540-20130610-0907

Dalam situasi yang serba berkompetisi keras ini, tidak jarang membuat orang paranoid, mereka sangat kuatir dengan apa yang dimilikinya, selalu melihat orang lain dengan curiga, dan komunukasinya tertutup. Bagaimana seharusnya kita bersikap agar suasana kondusif terbentuk, dan kita tidak dirugikan dengan kondisi ini. Cerita ini mungkin dapat mewakili pilihan itu.

Seorang wartawan mewawancarai seorang petani untuk mengetahui rahasia dibalik buah jagungnya yang selama bertahun-tahun selalu berhasil memenangkan kontes perlombaan hasil pertanian. Petani itu mengaku ia sama sekali tidak mempunyai rahasia khusus karena ia selalu membagi-bagikan bibit jagung terbaiknya pada tetangga-tetangga di sekitar perkebunannya. “Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?” tanya sang wartawan. “Pak wartawan, tak tahukah anda?,” jawab petani itu. “Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus menolong tetangga saya mendapatkan jagung yang baik pula.” Begitu pula dengan hidup dan prinsip berbisnis kita. Mereka yang ingin meraih keberhasilan harus menolong suplier, customer, distributornya untuk menjadi lebih berhasil pula. Bantuan itu dapat berupa masukan, bimbingan, pelatihan bagi orang-orang dan perusahaan di sekelilingnya. Ingatlah bahwa kita tidak akan berhasil secara maksimal dengan hanya mengandalkan energi kita sendiri, kita perlu bersinergi dengan energi-energi lain, itulah rahasia keberhasilan yang jarang disadari orang.Nilai dari hidup kita diukur dari banyaknya kehidupan yang berhasil kita sentuh, seberapa besar kita membawa manfaat bagi sekitar kita.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s