Categories
Kisah Inspiratif

Awas! Bahaya ngucek mata

IMG_20200229_113213Ini adalah pengalaman anak saya di akhir Februari kemarin. Berawal dari sakit conjungtivis atau belekan (Jawa) berujung harus opname di RS, karena terdapat luka pada kornea mata.

Konjungtivitis adalah mata merah akibat peradangan pada selaput yang melapisi permukaan bola mata dan kelopak mata bagian dalam (konjungtiva mata). Konjungtivitis sering kali disebabkan oleh infeksi virus (konjungtivitis virus). Selain konjungtivitis virus, terdapat juga konjungtivitis bakteri yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan konjungtivitis alergi yang disebabkan oleh reaksi alergi.

Pengobatan konjungtivitis berbeda-beda tergantung penyebabnya. Konjungtivitis bakteri diatasi dengan obat tetes mata atau salep mata antibiotik, sedangkan konjungtivitis alergi diatasi dengan obat antialergi.

Sementara untuk konjungtivitis virus, tidak diperlukan pengobatan khusus karena akan sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, dokter dapat memberikan obat tetes mata untuk meredakan gejala yang dialami penderita.

Nah…kasus yang dialami anak saya, conjungtivis yang disebabkan virus, untuk penanganan tetap saya bawa ke dokter spesialis mata. Dokter memberikan obat tetes. Alhamdulillah…sakit mulai membaik, mata tak lagi merah. Dokter juga berpesan untuk tidak mengucek mata. Larangan keras. Larangan sekaligus tantangan, karena anakku sekolahnya gak banyak pelajaran, banyak kegiatan ekstrakurikuler seperti: futsal, berenang, robotic, karate dsb.

Dokter sebenarnya menyarankan buat istirahat di rumah, tapi anakku tetap ingin sekolah apalagi merah di matanya udah berkurang. Dan….ketika di sekolah itulah kelakuan anak tak bisa dipantau. Pulang sekolah masih biasa saja, saya tes mata juga udah gak merah. Namun, sore hari saat mau tidur mata agak memerah dan keluar air mata terus menerus. Ketika ditanya: di sekolah tadi dikucek, gak ?

Tidak mau mengaku.  😃😃

Keesokan pagi, saat bangun pagi air mata masih nerocos keluar, bahkan mata menjadi sedikit bengkak. Walhasil..gak tega lihatnya. Akhirnya dibawalah kembali ke RS konsultasi dengan dokter mata.

Di depan dokter mata, barulah anak membuat pengakuan dosa. Di sekolah matanya diucek, alasannya gatal dan terasa enak saat diucek.

Karena diucek inilah, infeksi mata menjadi komplikasi karena luka menjalar ke kornea mata. Jadi pada kornea mata terdapat parut parut luka (bekas ucekan).  Saya diberi kesempatan melihat kondisi kornea mata melalui alat dari dokter, dan terlihat jelas kornea mata mengalami luka.

Dokter tidak mau ambil resiko, menyarankan untuk opname agar mendapatkan penanganan lebih intensif. Pengobatan menggunakan plasma darah dari sel darah anak saya sendiri, jadi prosesnya darah diambil kemudian diubah menjadi plasma darah (cairan bening) nah..itu digunakan sebagai tetes mata. Diteteskan setiap 1 jam sekali, sehari 6 kali penetesan.  Plasma darah ditempatkan dalam refrigerator (Kulkas) dan dijaga suhu dan sterilitasnya.

Oiya, awalnya mata kiri anak yang korneanya terluka dan setelah 2 hari bermalam sudah baikan. Saat kontrol dokter, saya sampaikan koq mata kanan gantian yang sedikit merah dan berair ? Setelah dicek ternyata virusnya pindah dan “menggerogoti” kornea sebelah kanan. Jadilah…opname diperpanjang untuk penanganan lebih lanjut. Pengobatan masih menggunakan plasma darah.

Alhamdulillah..tidak butuh waktu lama, kedua mata akhirnya membaik. Dan diperbolehkan pulang.

IMG_20200302_162521

Selama pulang, pengobatan masih dilakukan. Bedanya penetesan tidak lagi 1 jam sekali, namun 3 jam sekali. Selain tetes plasma darah, juga diberikan obat tetes yang lain ada 2 macam.

Nah…anak saya ini kelewat cinta sekolah, dokter menyarankan buat istirahat di rumah tidak mau. Tetap memaksa untuk sekolah dengan mata dibungkus perban. Dan…inilah yang dilakukan untuk menyamarkan perban di mata:

IMG_20200302_192543Yes! Anakku beli kacamata bajak laut dan kumis palsu…trus dipakai buat ke sekolah.

Gak papa lah. Yang penting sehat dan bahagia. Betul ?

Categories
Kisah Inspiratif

Tukang Kulkas Yang Mahal

IMG_20190526_034438

Sering kita mendengar orang berkata : “Apa sebenarnya kehebatan Manager itu, yang dilakukan setiap hari hanya meeting ke meeting, rasanya nggak ada yang hebat, gitu gajinya besar”, mereka yang sirik menambahkan “itu hanya karena kedekatannya dengan bos. Dari pada terjebak membicarakan orang lain, mari kita belajar dari cerita ini.

Pagi hari ketika seorang ibu akan menyiapkan sarapan suami dan anaknya, terperanjat bercampur jengkel karena makanan basah di Kulkasnya basi, rupanya sejak tadi malam kulkas itu rusak dan mati.
Pagi itu juga dia lihat buku telepon, dia hubungi Tukang servis Kulkas, setengah jam kemudian datanglah tukang itu. Pertama dia mengamati dan memeriksa semua bagian kulkas itu, Dia lihat dimana sebenarnya masalahnya, setelah yakin berkatalah tukang itu “Ibu.. apakah ada handuk yang tak terpakai..?
Sambil mengambil handuk ibu ini keheranan, kalau tukang servis kan alatnya obeng, tang dan sebagainya, mengapa orang ini minta handuk…. Aneh” pikirnya. Segera Tukang ini membungkus tangannya dengan handuk, dan dipukulkan ke titik yang tadi telah dianalisa, dan kulkas itu kembali normal.
Setelah ditunggu lama dan kulkas itu tetap berjalan normal, maka ibu itu bertanya “berapa ongkosnya ?..”. “Semua tiga ratus ribu bu” jawab tukang itu. Si Ibu yang merasa kemahalan berkata “Pak, boleh tahu rinciannya untuk biaya apa saja ongkos sebanak itu”.
Begini bu…., Sepuluh ribu untuk biaya memukulnya dan Dua ratus sembilan puluh ribu untuk biaya menganalisa dan menentukan titik mana yang harus di pukul
Seseorang layak dibayar mahal bila dia mampu menganalisa dan menetapkan urutan prioritas mana yang harus diperbaiki, dan baru bertindak, seringkali tindakannya ini kelihatannya hampir sama dengan orang rata-rata lain, namun karena lebih tepat sasaran maka mampu meningkatkan kinerja timnya.

Categories
Kisah Inspiratif

Kisah Lelaki dan Ikan Yang Ditangkap

P_20180306_083908_vHDR_On

alkisah. Ada sepasang suami istri sedang liburan berdua, kemudian ngobrol.

Istri : “Pah, sebelum kita menikah, Papa sering sekali kasih hadiah, kok sekarang tdk pernah lagi kasih2 Mama hadiah ?”
Suami : “Apa mama pernah liat, nelayan kasih umpan buat ikan yg sdh ketangkap ?
Istri : ???? ( emosi hanya diam tp dlm hati berkata, tunggu kau nanti malam ).

Malampun Tiba.

Sekitar jam 11 malam
Suami : “Ma, bukain pintu kamar dong ma, papa mau tidur”
Istri : Memang nya Papa pernah lihat Nelayan tidur sama ikan ?
Suami : 😔😔😔
Akhirnya suami tidur di sofa sambil memegang pancing dan berselimut jala.

sahabat, hubungan yang sehat dibangun atas dasar kesetaraan. tak ada korban, tak ada pelaku. tak ada nelayan, tak ada ikan yang ditangkap. Yang ada adalah dua hati yang saling menghargai.

A relation is not how long we been together…. Not how much we give or take… Not how many times we talk… Its all about how we value each other.

Categories
Kisah Inspiratif

Perjanjian Pranikah, Perlukah ?

loroblonyo

Media Sosial beberapa hari ini viral dengan cerita #layanganputus, kisah tentang seorang istri dengan 4 anak yang ‘ditelantarkan’ oleh suaminya yang ternyata nikah lagi secara diam-diam, Istri pertama tesebut akhirnya memilih cerai dan berjuang sendirian menghidupi ke empat anaknya. Banyak netizen yang berkomentar dan bersimpati dengan kisah tersebut, tak sedikit pula yang bertanya: bagaimana nafkah ke anak setelah cerai? Jika saat masih berkomitmen (menikah) saja tega menelantarkan apalagi saat tidak ada komitmen (cerai) ?

Saya tidak akan membahas isu viral tersebut, tapi saya akan bercerita tentang Perjanjian Pranikah.

Apa sih Perjanjian Pranikah itu ?

Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan mengatur tentang perjanjian pranikah. Dalam Pasal 29 ayat 1 UU tersebut, disebutkan bahwa sebelum melakukan perkawinan, kedua pihak dapat membuat perjanjian tertulis yang disahkan pegawai pencatat perkawinan. Dalam ayat selanjutnya, dinyatakan bahwa perjanjian itu bisa disahkan selama tidak melanggar batas hukum, agama dan kemanusiaan. Perjanjian berlaku sejak perkawinan dilangsungkan dan tidak bisa diubah kecuali ada persetujuan kedua pihak dan perubahan itu tak merugikan pihak ketiga. Perjanjian pranikah tidak cuma berisi soal pemisahan dan percampuran harta, tetapi banyak hal lainnya, tergantung kesepakatan kedua pasangan. Ada yang memasukkan kesepakatan tentang hak asuh anak jika salah satu dari pasangan itu berselingkuh. Ada pula yang mencantumkan hal-hal remeh seperti siapa yang mengerjakan pekerjaan domestik rumah tangga. Bagi mereka yang ingin menikah dengan warga negara asing, perjanjian pranikah juga penting demi melindungi aset di negara masing-masing.

Sudah cukup jelas ya…

Nah…apa pentingnya sih membuat Perjanjian Pranikah ?

Jadi gini, yang sering luput dari perencanaan adalah kita seringkali lupa merencanakan untuk menyiapkan diri menerima kegagalan. Langkah bijak adalah berharap dan berupaya yang Terbaik, namun tetap BERSIAP atas kemungkinan yang terburuk

IMO perjanjian #PraNikah bukanlah soal trust tapi soal komitmen. Dalam pandangan saya perjanjian #PraNikah menjadi komitmen untuk menyelamatkan pernikahan sebelum dimulai.

Memang tdk ada pernikahan yg sempurna, dgn perjanjian #PraNikah berarti menyelesaikan isu2 sblm menikah. Dgn tuntasnya byk isu sblm menikah, membuat org lebih realistis dlm menghadapi pernikahan. Contoh isu sederhana, sblm menikah apakah anda tahu hutang2 pasangan anda? :)) jgn sampai menikah mjd ajang terbongkarnya kebohongan seseorang!!

Belum menikah koq udah mikirin ‘pembagian’ harta lewat perjanjian #PraNikah ? Nah..fyi perjanjian bukan hanya mengatur soal harta:)

Perjanjian #PraNikah bukan melulu soal harta. Apa saja bisa dimasukkan dlm perjanjian selama tdk bertentangan dgn hukum & norma. Misalnya: pembagian tugas RT, pengasuhan anak dsb dpt dimasukkan perjanjian #PraNikah asal ada kesepakatan berdua. Jd bukan soal harta aja.

Sering para calon pasangan hy membicarakan soal kecocokan & yakin pernikahan akan melahirkan saling pengertian 🙂 . Terus menghibur diri dengan kata2 : seiring berjalannya waktu, dia akan berubah. Ora Gampang mengubah kebiasaan dan karakter, Cuk…

Kita sering berharap dgn hidup bersama masing2 pihak akan bisa berubah dan saling menyesuaikan 🙂 setelah menikah, kita akan hidup bersama. Kita punya kebiasaan sendiri, pasangan kitapun sama. Dan bisa jadi ada hal yg tdk cocok, itu baru urusan berdua. Bagaimana jika ada anak? Mertua? Banyak hal yg mungkin bisa terjadi, bukan? Saya ndak nakut2in loh ini…

Banyak hal bisa terjadi dalam Rumah Tangga, karena itu temukan & bicarakan dengan pasangan kemudian tuangkan dalam perjanjian

Untuk bisa menuangkan ke dlm perjanjian #PraNikah memang dibutuhkan kedewasaan, kejujuran & kesanggupan memikirkan kemungkinan terburuk. kalau gak sanggup ndak usah memaksakan diri untuk pura2 dewasa, jujur dan sok tegar, Cuk…

Semua kembali pada kita, apakah melihat perjanjian #PraNikah ini sebagai bentuk ketidakpercayaan (hilangnya Trust) atau…. melihat perjanjian #PraNikah sbg bentuk (Komitmen) perlindungan untuk org2 yg kita cintai di masa yang akan datang.

Categories
Kisah Inspiratif

TIGA PILIHAN

20131107_130838

Pada Jaman dahulu, di sebuah kota kecil, seorang pemilik usaha kecil berutang sejumlah besar uang kepada rentenir. Rentenir tersebut orang yang sudah sangat tua, tampak tidak menarik dan kebetulan suka dengan putri pemilik usaha yang berhutang tersebut.

Rentenir  memutuskan untuk menawarkan kepada pengusaha itu sebuah kesepakatan yang akan sepenuhnya menghapus hutang yang dia miliki,  jika dia bisa menikahi putri pengusaha.

Tawaran tersebut  disambut dengan pandangan jijik, namun sang pengusaha tak punya pilihan lain.

Rentenir mengatakan bahwa ia akan menempatkan dua kerikil ke dalam tas, satu putih dan satu hitam.

Anak perempuan itu kemudian harus meraih ke dalam tas dan mengambil kerikil. Jika hitam, hutang itu akan dihapus, tetapi anak perempuan itu harus mau menikah dengan rentenir. Jika putih, hutang juga akan dihapus, tetapi anak perempuan itu tidak harus menikahi rentenir.

Kemudian rentenir  itu membungkuk dan mengambil dua kerikil.

Sementara dia mengambil kerikil, anak perempuan itu memperhatikan bahwa dia mengambil dua kerikil hitam dan memasukkan keduanya ke dalam tas.

Rentenir itu kemudian meminta anak perempuan sang pengusaha untuk meraih ke dalam tas dan mengambil satu kerikil.

Anak perempuan itu secara alami memiliki tiga pilihan  apa yang bisa ia lakukan:

  1. Menolak untuk mengambil kerikil dari tas.
  2. Mengeluarkan kedua kerikil dari tas dan memperlihatkan bahwa si rentenir telah curang.
  3. Tetap Ambil kerikil dari tas meski mengetahui bahwa itu hitam dan mengorbankan dirinya untuk kebebasan hutang ayahnya.

Apa yang kira-kira dilakukan oleh anak perempuan itu ?

Dia mengeluarkan kerikil dari tas, dan sebelum melihatnya ‘tidak sengaja’ ia  menjatuhkannya ke tengah-tengah kerikil lainnya. Kemudian dia berkata kepada rentenir; “Oh, maaf aku begitu gugup dan  canggung. Kerikilnya terlepas jatuh dan bercampur dengan kerikil yang lain. Tapi jangan khawatir,  jika Anda melihat ke dalam tas untuk kerikil yang tersisa, Anda akan dapat mengetahui kerikil mana yang telah saya ambil tadi”

Kerikil yang tersisa di dalam tas jelas berwarna hitam, dan melihat hal tersebut, mau tidak mau si  rentenir harus ikut “menyetujui permainan” si anak perempuan bahwa seolah-olah kerikil yang dijatuhkan tersebut berwarna putih, dan menghapus hutang sang pengusaha.

Selalu ada kemungkinan dan jalan keluar untuk mengatasi situasi sulit dan satu-satunya pilihan yang harus kita ambil adalah Jangan Pernah Menyerah atas pilihan pilihan yang ada. Berpikirlah kreatif dan kadang harus Out of The Box.

Categories
Kisah Inspiratif

Bagaimana menjadi pendengar yang baik.

Tuhan menciptakan dua telinga dan 1 mulut, konon adalah isyarat agar kita lebih banyak mendengar daripada berbicara.

P_20170517_141826_vHDR_Auto

Masalah terbesar dalam komunikasi kita adalah, seringkali kita mendengar hanya untuk memberikan balasan jawaban, BUKAN untuk MENGERTI. Sehingga kesediaan untuk mendengar adalah barang mewah yang belum tentu bisa ditebus dengan ilmu dan jabatan yang tinggi sekalipun. Padahal seringkali, separuh masalah akan selesai dengan didengarkan, konon dengan menjadi pendengar yang baik akan mampu meringankan beban orang yang sedang bermasalah. 

Menjadi pendengar yang baik bisa dilatih dan dipelajari, berikut adalah beberapa tips untuk menjadi Pendengar yang baik.

Apakah Anda perlu meningkatkan ketrampilan Anda dalam mendengarkan?

Menurut para ahli, “pendengar yang baik” memperlihatkan pola-pola tingkah laku yang berbeda dan hal ini bisa dengan mudah dilatih dan dikuasai.

Beberapa tips untuk menjadi pendengar yang lebih baik:

  1. Fokus! Hindari gangguan-gangguan dari luar dan perhatikan dengan seksama apa yang sedang disampaikan orang yang sedang berbicara. 
  2. Terjemahkan kata-kata dan emosinya. Kata-kata yang digunakan hanya sebagian dari apa yang sedang mereka sampaikan. Anda dapat menangkap pesan secara keseluruhan dengan cara memperhatikan juga emosi di balik kata-katanya. 
  3. Hindari memotong pembicaraan. Interupsi akan mempengaruhi komunikasi yang efektif. 
  4. Hindari menyaring pembicaraan. Terimalah dengan pikiran terbuka. Usahakan tidak menghakimi apa yang orang lain sampaikan hanya karena nilai-nilai yang Anda pegang.
  5. Ambil kesimpulan dari pesan yang disampaikan. Yakinlah bahwa Anda telah mendengarkan sesuatu dengan benar. Berikan kesimpulan atas apa yang orang lain sampaikan, tanyakan padanya apakah itu yang pesan yang ingin disampaikannya atau bukan.

 

Selamat berlatih untuk menjadi Pendengar yang Baik, ya..!

Categories
Kisah Inspiratif

KNOW YOUR WORTH

P_20180302_123009_vHDR_On

Seorang ayah sebelum dia meninggal berkata kepada putranya, “Ini adalah arloji yang diberikan kakekmu kepada saya, dan usianya lebih dari 200 tahun. Tetapi sebelum kuberikan padamu, pergilah ke toko arloji di jalan Besar itu, dan katakan padanya saya ingin menjualnya, dan lihat berapa banyak yang ia tawarkan kepadamu untuk Arloji ini ”.
Dia pergi, dan kemudian kembali ke ayahnya, dan berkata, “pembuat jam menawarkan 50 ribu karena sudah tua”.

Sang Ayah berkata kepadanya: “pergi ke kedai kopi”.

Si Anakpun pergi dan kemudian kembali, dan berkata: “Dia menawarkan 50 ribu juga, Ayah”.

 “Pergilah  ke museum dan tunjukkan jam itu”.
Diapun pergi kemudian kembali, dan berkata kepada ayahnya, “Mereka menawar satu  milyar rupiah untuk harga jam ini”.

Sang ayah berkata, “Nak, ayah ingin memberi tahumu bahwa tempat yang tepat akan menghargaimu dengan cara yang benar.”

Jangan menempatkan dirimu di tempat yang salah, kemudian marah karena merasa tidak dihargai.

Mereka yang mengetahui nilaimu adalah mereka yang menghargaimu, JANGAN PERNAH tinggal di tempat di mana tidak ada seorangpun yang mampu melihat nilaimu.

Ketahui nilaimu. Know Your Worth.

Categories
Kisah Inspiratif

Anak adalah Peniru Ulung

Anak adalah peniru ulung. Sebaik baik mendidik adalah dengan menjadi teladan.

[wpvideo VXRAHpto]

Anak merupakan peniru ulung. Mereka akan menirukan hal-hal yang menarik perhatian dan rasa penasarannya. Maka tak heran jika banyak orang berkata, bila Anda ingin melihat dan mengetahui bagaimana sifat Anda maka lihatlah anak Anda. Lisa Nalven, M.D., dokter anak specialisasi perkembangan dan perilaku anak di the Valley Center for Child Development, Ridgewood, New Jersey mengungkapkan bahwa “kegiatan meniru adalah kegiatan yang sangat penting dalam tahap perkembangan kemampuan bahasa dan sosialisasi buah hati Anda”.

Perlu Anda ketahui bahwa kegiatan meniru buah hati Anda ini biasanya mulai terjadi pada saat usia anak Anda menginjak 1 tahun. Pada usia ini anak Anda memasuki tahun-tahun penting dalam tahap tumbuh kembangnya. Mereka akan menyerap segala nilai-nilai atau kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di rumah dan lingkungan sekitarnya. Maka dari itu Anda, sebagai orangtua harus bisa menanamkan nilai-nilai baik bagi buah hati Anda.

Daniel B. Kessler, M.D., direktur ikatan dokter anak spesialisasi perkembangan dan perilaku anak di Children’s Health Center of St. Joseph’s Hospital, Phoenix berkata “anak-anak biasanya akan mengamati dan mencermati informasi yang mereka lihat atau dapatkan sebelum mereka menirunya. Di usia 1 tahun, anak biasanya meniru apa yang mereka lihat dan dengar”.

Dari hal tersebut bisa kita simpulakan, bahwa Anda sebagai orangtua haruslah bisa menjadi contoh yang baik bagi anak Anda, karena hanya dengan bantuan Anda lah karakter dan kepribadian anak Anda bisa dibangun. Berikut ini tips yang bisa Anda ikuti agar kegiatan meniru si kecil bisa berpengaruh baik pada pribadinya

(sayangianak.com)

Categories
Kisah Inspiratif

Hati-hati dengan Mie Ayam! (inilah kisah semangkok Mie)

mie ayam
sumber gambar: http://www.qraved.com/journal/wp-content/uploads/2015/02/img_3739.jpg google-site-verification=NFZy2JiHh3lZxpVk3SnorFNAskQKHfFh9lz8rm_G46c

Mie Ayam adalah makanan yang sangat populer di indonesia, Sudah bukan hal yang aneh melihat gerobak mi ayam di setiap sudut kota.
Namun, pernahkah Anda mencari tahu darimana asal muasal mi ayam? Mi ayam yang kini akrab dijadikan menu santap siang ataupun camilan petang saat lapar menyerang, sebenarnya merupakan “turunan” makanan khas China, bakmi. Nah…omong-omong soal Bakmi, ada kisah menarik tentang Mie ini.

Kisahnya seperti ini..

Malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai mie ayam dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk mi, tetapi ia tidak mempunyai uang. Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk mie?”

”Ya, tetapi, aku tidak membawa uang,” jawab Ana dengan malu-malu.

“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,” jawab si pemilik kedai.

“Silakan duduk, aku akan memasakkan mie untukmu.”

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk mie ayam. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.

“Ada apa, Nona?” Tanya si pemilik kedai.

“Tidak apa-apa, aku hanya terharu,”jawab Ana sambil mengeringkan air matanya. “Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk mie ayam!, tetapi ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri,” katanya kepada pemilik kedai.

Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata, “Nona, mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk mie ayam dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak mie dan nasi untukmu saat kau kecil hingga saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Kau malah bertengkar dengannya.”

Ana terhenyak mendengar hal tersebut. “Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? Untuk semangkuk mie ayam dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.”

Ana, segera menghabiskan mie nya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumah. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika melihat Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah, “Ana, kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam. Makanlah dulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tidak memakannya sekarang.”

Mendengar hal itu, Ana tidak dapat menahan tangisnya dan ia menangis di hadapan ibunya. Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain untuk suatu pertolongan kecil yang diberikannya pada kita. Namun kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga), khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita musti berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.

Hei…apa kabar ibumu hari ini ?

Categories
Kisah Inspiratif

Superhero di dekat kita.

41602566_10214907857665004_6647138038671474688_o

Sebesar apapun anak, sematang apapun usianya, di mata orangtua tetaplah anak kecilnya.

 

Saya merasakan betul itu ketika lulus kuliah tahun 2003, dan menjalani interview kerja di Semarang. Dari rumah pagi selepas subuh saya berangkat dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Alfa tahun 1993. Jarak dari rumah ke lokasi interview kurang lebih 2 jam perjalanan.
Seperti biasa, apa saja kegiatan yang saya lakukan bapak atau ibu biasanya selalu bertanya dan memberi tanggapan. Seperti hari itu, Bapak bertanya bagaimana perjalanan nya ke Semarang, interviewnya, kondisi jalan, kondisi tempat kerja yang dilamar, harapan saya dan sebagainya.
Satu hal yang mengherankan saya waktu itu adalah Bapak bisa merespon tiap cerita saya dengan detail seolah ada di lokasi dan ikut interview. Dan seringkali hal seperti ini terjadi setiap saya ngobrol dengan bapak.
Bertahun tahun setelah kejadian itu, saya baru tahu rahasianya. Rupanya, Bapak menguntit saya ketika mau interview kerja. Bapak memantau saya dari jauh, mengikuti dengan sepeda motor tuanya, Honda GL 100 tahun 1986. Dan bukan hanya mengikuti dijalan, Bapak bahkan sampai juga di perusahaan yang saya lamar, ngobrol dengan security tentang lowongan yang dibuka, pelamarnya berapa, apa job desk nya dan sebagainya. Itulah sebab, Bapak bertanya tentang harapan saya ketika interview. Rupanya bapak sedang menjaga hati anak lelakinya agar tak patah jika gagal,menjaga semangat jagoan kecilnya agar tetap berkobar. Bertahun tahun bapak menyimpan rahasia itu, bahkan hingga akhir usianya.
Saya mengetahui rahasia itu bukan dari Bapak, bertahun tahun setelah kejadian itu. Saya mendapati cerita ini dari ibu, ketika hubungan saya dengan Bapak berada di titik rendah.
“Bapakmu tahu kamu orangnya keras, hatinya tak bisa ditekuk. Karenanya Bapakmu selalu diam diam jangan sampai ketahuan kamu, karena tahu kamu pasti tak suka dan bisa marah. Jangan bilang juga, kalau ini ibu yang cerita, pokoknya anggap saja kamu gak pernah tahu…”
Saya diam. Menunduk menyembunyikan buliran hangat yang mulai menggenangi sudut mata saya.
Berkali kali tiap saya pulang, ketemu Bapak sayapun tak pernah menyinggung atau bercerita soal ini. Saya hanya menikmati betapa kasih dan cinta Bapak sepenuhnya dan selalu sempurna buat saya.

Al Fatihah…