Yuk Seru-seruan: Gambar Pertama yang kamu Lihat Mengungkapkan Keadaanmu Saat Ini

loroblonyo

Seringkali di jejaring media sosial kita temui Quiz menebak gambar, kemudian hasilnya dapat digunakan untuk mengungkap keadaan diri kita yang sekarang. Kuis kepribadian selalu menyenangkan untuk dilakukan, tetapi terkadang hasilnya tidak persis seperti yang kita pikirkan. Yuuk…kita mulai seru-seruan menebak profil kepribadian kita lewat test gambar berikut.

Perhatikan baik-baik gambar di bawah ini. Dan sebutkan  apa yang pertama kali kamu lihat. Gambar yang pertama kali kamu lihat akan memberikan gambaran persepsi kamu tentang kehidupan dan siapa diri kamu (kepribadianmu). Sudah siap?

tes 1

Nah gambar apa yang pertama kali kamu lihat ? Yakin, gambar itu yang pertama kamu lihat ? deal ya? kita kunci jawabannya.

Sudah siap dengan analisisnya? Tidak berganti lagi kan jawabannya ?

Okay. inilah analisis dari gambar pertama ini.

Jika kamu melihat:

Buaya:

Jika Anda melihat buaya terlebih dahulu,  Anda praktis dan memikirkan ancaman yang mungkin Anda temui dalam hidup Anda. Anda menjalani kehidupan yang agak hati-hati jika tidak sepenuhnya pesimistis. Ini juga menunjukkan kecenderungan Anda untuk melupakan detail yang positif. Mungkin ide yang bagus untuk bersikap santai pada diri sendiri dan hidup. Jangan terlalu tegang dan khawatir, lihatlah kemungkinan kemungkinan positif yang ada.

 

Sebuah perahu:

Sangat sulit untuk mengetahui perahu di gambar ini pada pandangan pertama, jadi ini menunjukkan bagaimana Anda tidak pernah melewatkan detail kecil. Ini juga menunjukkan kemampuan Anda untuk menjadi kreatif dan menemukan solusi unik untuk masalah apa pun. Semangat ya!

 

Bagaimana, apakah mendekati keadaanmu saat ini ? atau masih mau bermain lagi? Okay, kita lanjut gambar yang berikutnya ya?

69655024_10217058480926174_625344906130358272_n

Dari gambar itu, siapa yang anda lihat pertama kali? Apakah seorang :

a. Laki-laki ?

b. Perempuan ?

Ingat ya, aturan masih tetap sama yaitu apa yang pertama terlintas dalam pikiranmu. Tenang, tidak ada jawaban yang salah. semua jawaban adalah benar selama sesuai dengan aturan tadi yaitu apa yang pertama kali kamu lihat.

Test kali ini akan mengungkap hal yang terkait dengan relationship antara Pria Wanita. Apakah anda sudah menentukan jawaban?

Sudah bersiap untuk melihat interpretasinya?

baiklah, simak baik baik dan pastikan jawabanmu sesuai dengan aturan mainnya ya…

inilah interpretasinya:

Jika Anda seorang wanita dan melihat wajah pria itu terlebih dahulu – Anda jatuh cinta dengan ide cinta, dan tidak sabar untuk menjalin hubungan yang stabil. Jika Anda sudah memiliki pasangan, itu mungkin pertanda bahwa Anda sangat terhubung dengannya, anda dan dia memiliki hubungan sangat mendalam dan dia selalu menjadi orang terdepan dalam memahami pemikiran anda.

Jika Anda seorang pria dan melihat wajah pria itu terlebih dahulu – Anda peduli dengan orang-orang yang Anda temui, dan Anda akan berusaha keras untuk memastikan orang-orang tetap bahagia. Namun, ada indikasi saat ini Anda mungkin khawatir tentang hubungan interpersonal dengan pria lain, apakah itu seseorang di tempat kerja atau teman dekat anda.

Jika Anda seorang wanita dan melihat wajah wanita itu terlebih dahulu – berarti Anda merasa nyaman dengan diri Anda sendiri dan sikap positif Anda akan membuahkan hasil. Ini juga menunjukkan kamu puas dengan siapa dirimu dan merasa damai dengan kepribadianmu. Itu adalah tanda kepercayaan diri. Jaga sikap positif ini agar anda tidak terjebak pada sikap terlalu percaya diri hingga ada dorongan untuk bisa terlepas dari semua kewajiban sosial, dan Anda memilih untuk hidup dengan aturan Anda sendiri. Ingat anda masih hidup bersosial.

Jika Anda seorang pria dan melihat wajah wanita itu terlebih dahulu -Anda sedang mencari seseorang untuk disimpan (diikat dalam hubungan tertentu), dan Anda mungkin berusaha terlalu keras. Sehingga Anda Kamu cenderung terlalu terpengaruh oleh apa yang mereka katakan.. Buruknya kamu terlalu mencari pengakuan dari para wanita.
Sudah saatnya kamu menerima diri kamu apa adanya, santai dan terus maju. Segalanya akan menjadi lebih baik setelah Anda membiarkan segalanya menjadi berlalu untuk beberapa waktu. Let it flow, biarkan mengalir.

Nah… bagaimana hasilnya? apakah sesuai dengan diri kamu?

Kita lanjut gambar ketiga ya…aturan masih tetap sama. Siap ?

Ini dia ! silakan cermati gambarnya.

tes 2

Nah… lihat baik-baik. Gambar apa yang pertama terlintas?

Jika sudah tahu gambar apa, sekarang kita siap siap dengan interpretasinya ya…

Jika kamu melihat gambar diatas sebagai:

Mobil:

Jika Anda melihat mobil, itu berarti Anda terpaku pada cita-cita kebebasan dan memiliki segalanya yang sesuai keinginan Anda. Mobil juga merupakan bagian kecil dari gambar, jadi ini mencontohkan kemampuan Anda untuk menggali detail dan menemukan hal-hal yang paling teliti dalam situasi apa pun. Ini menandakan kecenderungan Anda untuk merenungkan rinciannya, dan itu mungkin, kadang-kadang, menghambat justru menghambat diri anda sendiri. Walaupun berorientasi pada detail bisa menjadi hal yang baik, melupakan gambaran yang lebih besar dapat membuat Anda mengambil keputusan yang buruk, dengan kata lain Helicopter View anda kurang tinggi untuk dapat melihat persoalan secara penuh.

 

Seorang pria dengan teropong:

Jika Anda pertama kali melihat pria dengan teropong, Anda sepenuhnya peduli dengan gambar yang lebih besar dan cenderung melewatkan detail penting. Juga karena orang dengan teropong adalah seluruh gambar, Anda mungkin cenderung untuk mengumpulkan data dengan cepat daripada memilih data yang akurat (tepat). Meskipun terpaku pada gambar yang lebih besar biasanya hal yang baik, kadang-kadang, detail juga penting.

 

Alfabet A:

Huruf A adalah warna yang lebih terang dan karena itu agak sulit untuk diketahui pada awalnya. Mengidentifikasinya pertama menunjukkan bahwa Anda memiliki kemampuan langka untuk melihat hal-hal yang kebanyakan orang lewatkan. Anda bisa paling cocok untuk beberapa pekerjaan detektif dan kreatif di mana Anda harus berpikir “out of the Box”  untuk melihat sesuatu.

Bagaimana hasilnya ? mendekati atau melenceng jauh nih dari profil kamu? Untuk seru-seruan, kamu bisa gunakan untuk main tebak tebakan dengan temanmu. Jika ingin mengetahui profil kepribadianmu secara akurat termasuk minat bakat mu, kamu bisa menghubungi Lembaga Psikologi terdekat untuk dilakukan assesment atau kamu bisa menghubugi penulis ini. Okay ?

Hati-hati dengan Mie Ayam! (inilah kisah semangkok Mie)

mie ayam
sumber gambar: http://www.qraved.com/journal/wp-content/uploads/2015/02/img_3739.jpg google-site-verification=NFZy2JiHh3lZxpVk3SnorFNAskQKHfFh9lz8rm_G46c

Mie Ayam adalah makanan yang sangat populer di indonesia, Sudah bukan hal yang aneh melihat gerobak mi ayam di setiap sudut kota.
Namun, pernahkah Anda mencari tahu darimana asal muasal mi ayam? Mi ayam yang kini akrab dijadikan menu santap siang ataupun camilan petang saat lapar menyerang, sebenarnya merupakan “turunan” makanan khas China, bakmi. Nah…omong-omong soal Bakmi, ada kisah menarik tentang Mie ini.

Kisahnya seperti ini..

Malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai mie ayam dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk mi, tetapi ia tidak mempunyai uang. Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk mie?”

”Ya, tetapi, aku tidak membawa uang,” jawab Ana dengan malu-malu.

“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu,” jawab si pemilik kedai.

“Silakan duduk, aku akan memasakkan mie untukmu.”

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk mie ayam. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.

“Ada apa, Nona?” Tanya si pemilik kedai.

“Tidak apa-apa, aku hanya terharu,”jawab Ana sambil mengeringkan air matanya. “Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk mie ayam!, tetapi ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri,” katanya kepada pemilik kedai.

Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata, “Nona, mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk mie ayam dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak mie dan nasi untukmu saat kau kecil hingga saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Kau malah bertengkar dengannya.”

Ana terhenyak mendengar hal tersebut. “Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? Untuk semangkuk mie ayam dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.”

Ana, segera menghabiskan mie nya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumah. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika melihat Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah, “Ana, kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam. Makanlah dulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tidak memakannya sekarang.”

Mendengar hal itu, Ana tidak dapat menahan tangisnya dan ia menangis di hadapan ibunya. Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain untuk suatu pertolongan kecil yang diberikannya pada kita. Namun kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga), khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita musti berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.

Hei…apa kabar ibumu hari ini ?

Superhero di dekat kita.

41602566_10214907857665004_6647138038671474688_o

Sebesar apapun anak, sematang apapun usianya, di mata orangtua tetaplah anak kecilnya.

 

Saya merasakan betul itu ketika lulus kuliah tahun 2003, dan menjalani interview kerja di Semarang. Dari rumah pagi selepas subuh saya berangkat dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Alfa tahun 1993. Jarak dari rumah ke lokasi interview kurang lebih 2 jam perjalanan.
Seperti biasa, apa saja kegiatan yang saya lakukan bapak atau ibu biasanya selalu bertanya dan memberi tanggapan. Seperti hari itu, Bapak bertanya bagaimana perjalanan nya ke Semarang, interviewnya, kondisi jalan, kondisi tempat kerja yang dilamar, harapan saya dan sebagainya.
Satu hal yang mengherankan saya waktu itu adalah Bapak bisa merespon tiap cerita saya dengan detail seolah ada di lokasi dan ikut interview. Dan seringkali hal seperti ini terjadi setiap saya ngobrol dengan bapak.
Bertahun tahun setelah kejadian itu, saya baru tahu rahasianya. Rupanya, Bapak menguntit saya ketika mau interview kerja. Bapak memantau saya dari jauh, mengikuti dengan sepeda motor tuanya, Honda GL 100 tahun 1986. Dan bukan hanya mengikuti dijalan, Bapak bahkan sampai juga di perusahaan yang saya lamar, ngobrol dengan security tentang lowongan yang dibuka, pelamarnya berapa, apa job desk nya dan sebagainya. Itulah sebab, Bapak bertanya tentang harapan saya ketika interview. Rupanya bapak sedang menjaga hati anak lelakinya agar tak patah jika gagal,menjaga semangat jagoan kecilnya agar tetap berkobar. Bertahun tahun bapak menyimpan rahasia itu, bahkan hingga akhir usianya.
Saya mengetahui rahasia itu bukan dari Bapak, bertahun tahun setelah kejadian itu. Saya mendapati cerita ini dari ibu, ketika hubungan saya dengan Bapak berada di titik rendah.
“Bapakmu tahu kamu orangnya keras, hatinya tak bisa ditekuk. Karenanya Bapakmu selalu diam diam jangan sampai ketahuan kamu, karena tahu kamu pasti tak suka dan bisa marah. Jangan bilang juga, kalau ini ibu yang cerita, pokoknya anggap saja kamu gak pernah tahu…”
Saya diam. Menunduk menyembunyikan buliran hangat yang mulai menggenangi sudut mata saya.
Berkali kali tiap saya pulang, ketemu Bapak sayapun tak pernah menyinggung atau bercerita soal ini. Saya hanya menikmati betapa kasih dan cinta Bapak sepenuhnya dan selalu sempurna buat saya.

Al Fatihah…