budiwe.com adalah web resmi dari budi wijaya training and consulting

Liburan Murah menjadi kata yang sering kita dengar. Sebab berlibur kini sudah bukan lagi jadi kebutuhan tersier ataupun sekunder, namun sudah jadi kebutuhan primer bagi masyarakat Indonesia. Liburan tidak hanya menjadi sekadar bepergian saja, kini masyarakat Indonesia ingin melakukan perjalanan lebih lama, lebih jauh, dan lebih sering. Di sisi lain, setiap orang pasti memiliki pengertian tersendiri tentang liburan. Hal yang perlu kita garis bawahi adalah tujuan yang melatarbelakangi mereka melakukannya. Spontanitas atau kebutuhan.

BACA JUGA : REVIEW KERETA API TAKSAKA LUXURY

Nah… berbicara tentang Wisata Murah atau Piknik Murah atau Liburan Murah tapi enggak murahan sudah setahun terakhir saya berusaha ngajak piknik murah ke teman-teman saya. Saya berikan ittinerary kegiatan dan gambaran apa saja yang bisa kita lakukan dalam kegiatan piknik murah itu. Contohnya seperti yang saya lakukan pada keponakan saya ini. Saya ajak mereka piknik ke Rumah Sakit. Ya, benar. Piknik ke Rumah Sakit.
Di dekat rumah ibu saya, ada RS Dr Oen Solobaru. RS yang memiliki tema dan konsep: Teduh untuk Sembuh. RS ini banyak tanaman, burung burung. Ada juga ayunan.

HATI HATI DAN PERHATIKAN 


Nah…piknik dimulai dari saat masuk di tempat parkir, kenalkan anak pada profesi tukang parkir. Apa saja tugasnya? Kenapa harus ada tukang parkir? Dan seterusnya…. saat masuk ke dalam RS bertemu dengan profesi lain, misalnya Satpam lakukan hal yang sama. Bisa menambah¬† (modifikasi) dengan melatih anak berkomunikasi dengan orang lain (Satpam) dengan meminta anak untuk bertanya: lokasi ATM dimana? Bangsal bayi di mana? Dan seterusnya… Setelah masuk ke dalam bangsal kenalkan anak dengan profesi-profesi lain: dokter, perawat, ahli Gizi, Cleaning Service dan sebagainya.
Selesai berkeliling, bawa anak ke taman (tempat ayunan atau teman lain yang nyaman buat anak) ajak berdiskusi: profesi apa yang paling penting? Profesi apa yang paling berkesan bagi anak?
Melalui piknik murah ini, salah satu manfaat yang saya rasakan adalah keponakan saya menjadi menghargai setiap profesi dan berujung pada menghargai setiap karya orang lain. 

Tentu saja ketika piknik di rumah sakit, kita harus memperhatikan tempat tempat yang HANYA boleh dikunjungi oleh anak, tidak boleh di sembarang tempat karena ada beberapa area yang sangat mungkin bisa menjadi tempat penularan penyakit.

Untuk keamanan dan keselamatan bersama kita bisa piknik di tempat tempat lain, misalnya di sini.

By Rina Dyah

Dosen Kampus Swasta di Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *