prokrastinasi dapat diartikan menangguhkan atau menunda sampai hari berikutnya.. https://budiwe.com/bagaimana-tetap-produktif-di-masa-pandemi/

Prokrastinasi Produktif

Kita sudah memahami arti dan istilah Prokrastinasi, bahkan tips / cara untuk menghilangkan kebiaaan tersebut. Namun tahukah anda dengan istilah Prokrastinasi Produktif ? Apa itu ?

Secara bahasa, istilah prokrastinasi berasal dari bahasa Latin procrastination dengan awalan pro yang berarti mendukung maju atau bergerak maju dan akhiran crastinus yang berarti keputusan hari esok. Sedangkan produktif artinya menghasilkan. Jadi istilah ini berarti menunda sesuatu pekerjaan namun menghasilkan sesuatu.

Selama ini kita sering membayangkan bahwa Prokrastinasi itu selalu dalam bentuk rebahan, scrolling medsos, atau nonton drakor dan males-malesan. Nah…ada yang namanya Productive Procrastination yaitu prokrastinasi tapi menghasilkan sesuatu.
Contoh Prokrastinasi Produktif adalah kita adalah tugas membuat Marketing Plan , namun kita tunda kita justru sibuk membuat rencana acara Gathering Sales, misalnya. Atau kita justru follow up klien atau mengerjakan kegiatan “produktif” lainnya, tapi sebenernya kita melakukan hal tersebut hanya untuk menunda tugas utama kita (yang lebih susah).

Sisi Positif Prokrastinasi Produktif


Prokrastinasi Produktif ini memiliki bahaya, yaitu berupa tidak selesainya tugas utama kita. Padahal kita terlihat sedang bekerja keras dan sibuk. Namun sebenarnya, kita tidak sedang sibukn dan bekerja keras. Kita ‘hanya sedang” mengabaikan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab kita. Meskipun begitu, Prokrastinasi jenis ini juga memiliki sisi positifnya, yaitu kita bisa mengerjakan sesuatu yang lain yang juga bermanfaat.
Namun sekali lagi, perilaku ini tetap bahaya dan harus dihilangkan. Kenapa ?
Karena Perilaku Prokrastinasi Produktif ini sering tidak sadar kalo mereka sedang melakukan prokrastinasi. Orang yang jenis prokrastinasinya dengan rebahan, main medsos, nonton drakor, biasanya sadar kalo mereka “sedang mager” dan sadar masih ada tanggungan pekerjaan.

Sebaliknya, orang yang melakukan Prokrastinasi Produktif tidak merasa sedang mengabaikan tugas. Mereka tetap merasa sedang sibuk dan banyak pekerjaan, namunsebenarnya sibuknya itu tidak tepat sasaran.
Nah…dari sini kita bisa evaluasi dan renungkan bersama. Apakah kita saat ini benar-benar sibuk atau hanya sekadar menghindari tugas yang lebih berat dan bikin malas ?