Bagaimana menjadi diri sendiri tanpa menciderai lingkungan ?

66531274_10216986605432399_1995633146514636800_n

 

Seringkali karena takut kehilangan orang lain, seseorang kehilangan dirinya sendiri.

Rasa tak enak hati sering jd alasan sso u/ menerima atau melakukan sesuatu yg tak disukainya.

Padahal setiap org pasti py pendapat/kemauan sendiri, namun tak semua mampu mengutarakan

Org yg tak mampu mengutarakan pendapatnya sdr terlihat spt tak py pendirian. Akibatnya justru sering dimanfaatkan org lain, diperdaya baik scr emosional maupun social.

Kemampuan mengutarakan pendapat/kemauan ini terkait dgn sikap  #Assertive atau  #Asertif#Asertif yaitu kemampuan mengutarakan pikiran/pendapat baik positif/negatif tanpa merugikan org lain & diri sdr. Org yg tdk #Asertif berpotensi mjd bom waktu yg bisa meledak, sebab terlalu lama memendam perasaan/ tertekan.

Bila seseorang  merasa terintimidasi/terancam/ tertekan/tersakiti/tdk puas krn org lain scr psikologis tergolong tdk sehat mental. Mental yg tdk sehat bisa mengarah ke sakit fisik (psikomatis) misal: vertigo, maag dsb.

#Asertif adlh sikap yg ideal, namun tak setiap org bisa melakukannya. Faktor utamanya berawal dr pola asuh keluarga. Meski faktor utamanya adlh pola asuh, sebenarnya #Asertif dpt diasah hingga jd bagian dlm diri kita.

Langkah u/ mengasah sikap #Asertif yaitu: identifikasi diri, kelola emosi, kelola komunikasi & perluas pergaulan.

 

  1. Identifikasi diri: kenali lbh dulu apakah anda nyaman dgn kondisi tdk #Asertif? Ada sebagian org yg nyaman dgn kepasifannya 🙂 biasanya yang seperti ini butuh figur yg dominan yg mengatur hidupnya. Dia selalu tergantung. Jika anda merasa tersiksa dgn kepasifan, berarti anda butuh #Asertif. Butuh solusi u/  m’komunikasikan pikiran anda.
  2. Kelola Emosi: sblm b’komunikasi, kelola emosi anda. Jgn terburu2 (reaktif). Stlh emosi stabil barulah coba komunikasi
  3. KelolaKomunikasi: figur dominan (ortu/suami/bos) kadang membuat kita takut berpendapat. Latihlah komunikasi dgn figur setara dulu (teman/sahabat) baru beranikan bicara/berpendapat dgn figur dominan. Ingat: Patuh dgn Pasif itu beda! Patuh bukan berarti harus diam membebek.
  4. Perluas Pergaulan: bergaul dgn org yg memiliki byk kesamaan dgn kita memang nyaman, namun tdk melatih. bergaulah dgn byk org dgn beragam karakter/latar belakang agar sikap #Asertif

Setiap org tentu menginginkan rasa nyaman, namun jgn smp mengurung kebebasan kita. Seringkali karena takut kehilangan orang lain, seseorang kehilangan dirinya sendiri. Be #Assertive & be yourself!