anak sangat pemalu

Pagi ini dibuka dengan diskusi mengenai penyesuaian diri dan sosialisasi anak di sekolah barunya (toddler/playgroup).
Dan saya kebagian cerita pengalaman menangani anak sangat pemalu yang ternyata mengalami #SM. Apa itu #SM ? #SM adalah Selective Mutism. Gejala anak menarik diri dari lingkungan dengan diam. Namun orantua sering tidak sadar, dan menganggap anak sangat pemalu. Apakah Anda melihat ada seorang anak yang berbicara dengan bebas di rumah, namun menjadi “bisu” dan diam dalam pergaulan lain seperti di sekolah atau di depan umum ? dan anak ini biasanya membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bersosialisasi di lingkungan barunya ? Nah..bisa jadi itulah gejala #SM.

Gejala #SM mirip dengan anak pemalu dan anak autis, sehingga terkadang masyarakat sering menganggapnya sebagai gejala awal autis. Namun kadang masyarakat justru abai dgn gejala #SM karena menganggapnya sebagai perilaku anak yang pemalu. Bisa dimaklumi karena gejalanya sama, yaitu anak menarik diri dlm kondisi keramaian tak mau bicara dgn siapapun.
Bedanya, pada anak autis memang tidak terjadi kontak sosial, tidak ada koneksi rencana gerak dan bicara. Sedang pada anak #SM bisa mengenali lingkungan. Anak #SM juga terkonek dengan lingkungannya dan tidak ada gangguan bicara. Hanya saja ia tidak mau bicara. Nah, kalo pada anak pemalu kadang mereka hanya tak mau bicara pada org dewasa saja dan msh mau bicara dengan yang sebaya. Kalo anak #SM sama sekali tidak mau. Kalo pada anak pemalu, kadang 2-3 minggu akan mulai bisa interaksi. Anak #SM bisa berbulan bulan TIDAK berbunyi. Penyebab #SM adlh gejala kecemasan yg berlebihan (anxiety disoder) dan BIASAnya ortu / anggota keluarga yang lain ada juga yang mengalami gangguan.
Deteksi dini #SM bisa dilihat saat anak seharusnya lancar bicara (usia 3 th). Jelasnya saat interaksi dengan lingkungan lebih besar (playgroup). Di lingkungan baru yang lebih besar, pengidap #SM merasakan tidak nyaman sehingga timbul rasa cemas yang berlebihan. Pola asuh over protective bisa juga menjadi pemicu ketidaknyamanan ini. Anak #SM merasa cemas dan takut lantaran tidak mendapat perlakuan seperti di rumah. Tindakan yang bisa dilakukan untuk pengidap #SM adalah dengan Modifikasi Prilaku (tidak asing kan dgn istilah ini? 😀 ) Slh satu metode ModPri, misal: tahap awal anak boleh tak bicara, tapi harus ada respon non verbal (menggeleng, menunjuk, mgangguk dsb). Kemudian ditingkatkan harus bicara dgn berbisik, kemudian ditingkatkan untuk menambah Volume suara dst. Sampai bisa bicara normal.
Saat proses ModPri tadi, anak #SM harus sering-sering dipeluk, disapa, ditanya, diperhatikan penuh. Agar mendapat kenyamanan.
PENTING: Yg dikejar dlm proses terapi ModPri bukan sekedar anak berani bicara, namun bagaimana anak mendapatkan KENYAMANAN. Setelah anak berani bicara, biasakan anak untuk bercerita tentang apa saja. Untuk kasus tertentu kadang diperlukan bantuan obat untuk mengurangi depresi (kecemasan), namun ini adlh jalan terakhir. Hal terpenting adalah pendampingan Ortu dan dukungan lingkungan agar anak tetap nyaman & merasa terlindungi. Sekian.

BACA JUGA: 6 LANGKAH MENGATASI TANTRUM PADA ANAK

By Rina Dyah

Dosen Kampus Swasta di Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *