burnout adalah keadaan

Burnout adalah keadaan kelelahan emosional, mental, dan seringkali juga dengan kelelahan fisik akibat stres yang berkepanjangan atau berulang . Meskipun paling sering karena masalah di tempat kerja, burnout juga dapat muncul di bidang kehidupan lain, seperti mengasuh anak , merawat , atau hubungan asmara.

Kelelahan yang terjadi bukan hanya akibat dari bekerja berjam-jam atau melakukan terlalu banyak tugas, meskipun keduanya menjadi salah satu faktor yang bisa menyebabkan burnout. Depresi dan kelesuan merupakan ciri khas dari burnout paling sering terjadi.
Bagaimana Anda tahu jika Anda Burnout?
Kelelahan fisik dan mental, rasa takut akan pekerjaan , perasaan sinis/nyinyir atau lekas marah yang sering muncul adalah tanda-tanda utama terjadinya Burnout. Anda Merasa seperti tidak dapat lagi melakukan pekerjaan Anda secara efektif juga dapat menjadi tanda bahwa anda mengalami burnout.

Apa perbedaan antara burnout dan stres?
Menurut definisi, burnout adalah periode stres yang berkepanjangan dan berulang ulang yang terasa seolah-olah tidak dapat kita perbaiki. Jika stres berumur pendek atau terikat pada fase atau hal tertentu missal: stress jika closing akhir bulan, maka kemungkinan besar gejala stress ini biasanya tidak berbahaya. Jika stres terasa tidak pernah berakhir dan muncul perasaan hampa, apatis, dan putus asa, itu mungkin menunjukkan anda sudah sampai tahap Burnout.

Cara Mengatasi Burnout Adalah

Burnout adalah keadaan yang harus segera mendapatkan penanganan dengan baik agar kualitas hidup juga semakin baik. Ada banyak cara mengatasinya, yaitu:

  1. Temukan Penyebabnya
    Sulit untuk membuat perbaikan ketika kita tidak tahu persis apa yang menjadi penyebab, menjelajahi faktor atau sumber stres yang berkontribusi dalam hidup dapat membantu kita segera mengatasi burn out.
  2. Atur Jadwal
    Buatlah skala prioritas. Putuskan tugas mana yang kurang penting dan sisihkan.
    Jika sudah menjalani hal yang sibuk seharian, menambahkan lebih banyak tugas hanya akan menambah lebih banyak frustrasi dan stres.Atur jadwal di sini, juga termasuk pengaturan jadwal untuk istirahat dan me time ya..
  3. Berbagi dengan Orang Yang Terpercaya
    Cara mengatasi selanjutnya adalah cerita keluh kesah kepada orang yang kita percayai, seperti keluarga, kekasih, atau sahabat. Curhat bisa efektif mengurangi, bahkan mengatasi burnout.
  4. Beri Dukungan Pada Diri Sendiri
    Mungkin kita pernah merasa seolah-olah tidak dapat melakukan apa pun dengan benar atau tidak akan pernah mencapai tujuan. Berikan cinta dan dukungan pada diri sendiri. Ingatkan diri bahwa kita tidak harus sempurna dan tidak apa-apa untuk istirahat sejenak. Berikan jeda untuk me time. Perawatan diri adalah senjata efektif untuk melawan kelelahan. Ingat: Jika kalimat saja membutuhkan jeda (spasi) agar bisa bermakna, begitu juga dengan hidup kita.
  5. Lakukan Aktivitas Fisik Yang Menyenangkan.
    Olahraga, Yoga atau Meditasi adalah aktivitas fisik yang efektif unutk mendatangkan rasa bahagia. Sebab saat beraktivitas inilah bisa mengeluarkan hormon endorphin sebagai pereda stres.

Bagaimana Jika Orang terdekat yang mengalami? Apa yang harus kita lakukan ?
Mungkin menyakitkan untuk menyaksikan orang yang kita cintai berjuang dengan kelelahan. Hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah, berlatih mendengarkan secara empatik , mendorong perawatan diri, dan menawarkan bantuan dengan tugas-tugas di luar pekerjaan adalah cara paling efektif untuk memberikan dukungan.

By budiwe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *