tantrum budiwe.com

Setelah kita tahu pengertian Tantrum dan alasan kenapa seorang anak Tantrum, kita jadi tahu cara untuk mengatasinya. Tantrum memang kerap terjadi terutama pada anak usia balita, dan merupakan hal yang sering terjadi dalam masa perkembagannya namun bisa berkembang menjadi tidak sehat bagi perkembangan psikis anak. Tantrum merupaka hal yang biasa terjadi dalam masa perkambangan Balita.

BACA JUGA : 6 CARA MUDAH MENGATASI TANTRUM

Meski begitu, kita seringkali tidak sabar dalam menghadapi anak yang Tantrum, maklum, Tantrum memang menghebohkan,dan mengesalkan apalagi jika terjadi di tempat umum. namun kita bisa melihat sisi positif dari tantrum yang terjadi pada anak.  Sisi positif dari Tantrum antara lain:

INILAH 3 SISI POSITIF TANTRUM



1. Anak Bisa Mengekspresikan Emosinya

Ketika tantrum, anak berarti mengeluarkan emosinya entah dia marah atau kesal. Tapi memang, mereka belum bisa mengekspresikan emosinya dengan tepat, inilah peran orangtua unutk dapat mengrahkan anak dalam mengekspresikan emosinya dengan tepat.

 
2. Membantu Anak Menjernihkan Pikirannya

Saat sedang tantrum anak sebenarnya berusaha mengekspresikan rasa frustasinya, mereka juga sedang menjernihkan pikirannya. Sebaliknya, ketika anak tidak  mampu konsentrasi atau mendengarkan, mereka biasanya punya masalah emosional yang memblocking proses itu. Sering kita  melihat anak-anak menangis dan tantrum setelah beberapa saat didiamkan mereka kembali anteng dan kembali bermain.

3. Anak Belajar Tahu Aturan

Biasanya anak tantrum ketika kita melarang dia melakukan sesuatu.  Nah, saat itu tanpa disadari ketika kita bilang tidak ke anak, walaupun anak terlihat TIDAK  terima dan tantrum, ada sesuatu yang dipelajari anak. Si kecil jadi tahu apa yang boleh dan tidak boleh dia lakukan.. Jangan lupa, saat kita melarang anak sampaikan juga alasannya, sehingga anak tahu kenapa sesuatu boleh untuk  dan tidak boleh dia lakukan.

Itulah 3 hal positif dari Tantrum pada anak. Jadi, tantrum adalah perilaku normal dalam masa perkembangan anak dan memiliki sisi positif bagi anak dan orangtua. Tugas orangtua adalah mengawasi dan mengarahkan masa perkembangan anak ini sesuai dengan usia anak.

By Rina Dyah

Dosen Kampus Swasta di Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *